BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG MASALAH
Kota Cianjur merupakan wilayah kota yang berada di Kabupaten Cianjur, dengan luas mencapai H.299,701Ha, secara administratif Kota Cianjur terbagi menjadi 4 kelurahan dan 13 desa. Sebagai kota transit antara kota Bandung dan Provinsi DKI Jakarta, penggunaan lahan perkotaan didominasi oleh lahan pertanian dan selebihnya digunakan sebagai kawasan industri ringan dan menengah serta lahan perumahan dan permukiman. Lahan perkotaan yang didominasi oleh lahan pertanian mencapai luas lahan sebesar 2.887,803 Ha atau 87,51% dari luas wilayah Kota Cianjur.
Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan penduduknya, Kota Cianjur tumbuh dan berkembang dengan pesat baik fungsi maupun aktivitas kota, migrasi sirkuler/perpindahan penduduk secara lokal dari daerah-daerah lain diluar Kota Cianjur merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan Kota Cianjur.
Perkembangan Kota Cianjur seiring pertumbuhan penduduk, mengalami berbagai masalah tata ruang dan tata guna lahan perkotaan. Masalah utama Kota Cianjur adalah penataan fisik ruang kota berupa perubahan fisik tata guna lahan dan perubahan fungsi pada bangunan serta masalah transportasi kota, seperti kemacetan dan penampatan lokasi terminal yang tidak optimal dan fungsioanal secara tata ruang kota.